Lompat ke konten
odometer.id

Biaya balik nama motor dan cara menghitungnya

Rincian biaya balik nama motor di rezim UU HKPD: BBNKB penyerahan kedua nol, biaya penerbitan STNK, pelat, dan BPKB, plus pajak tahun berjalan.

Oleh Kukuh Adi· Penulis administrasi kendaraan· Diperbarui Ditinjau redaksi

Banyak orang menunda balik nama motor bekas karena mengira biayanya mahal. Anggapan itu berasal dari masa lalu, saat bea balik nama masih dipungut. Sejak UU HKPD berlaku 5 Januari 2025, BBNKB penyerahan kedua dan seterusnya tidak lagi dipungut. Akibatnya, biaya balik nama motor kini jauh lebih ringan, dan sebagian besar yang tersisa adalah biaya penerbitan dokumen yang tarifnya pasti.

Angka pada halaman ini dimaksudkan sebagai patokan menyiapkan dana. Tagihan persisnya ditentukan sistem Samsat berdasarkan nilai jual motor Anda dan ketentuan daerah tempat pendaftaran.

Kabar baik: BBNKB kedua kini nol

Dulu, komponen paling besar saat balik nama adalah Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor atau BBNKB. Di rezim lama, penyerahan kedua bisa dikenai bea sampai 1 persen dari nilai jual. Untuk motor, nilainya memang tidak sebesar mobil, tetapi tetap menambah beban.

UU HKPD menghapus pungutan itu untuk penyerahan kedua dan seterusnya. Artinya, membeli motor bekas dan membalik namanya tidak lagi menanggung BBNKB. Inilah alasan utama biaya balik nama sekarang jauh lebih terjangkau daripada anggapan lama yang masih beredar.

Komponen biaya balik nama motor

Setelah BBNKB nol, yang tersisa adalah biaya penerbitan dokumen baru atas nama Anda. Ketiganya adalah Penerimaan Negara Bukan Pajak yang tarifnya ditetapkan nasional lewat PP 76/2020, sama di seluruh Indonesia.

Biaya tetap balik nama motor
BBNKB penyerahan kedua
Rp 0
Penerbitan STNK
Rp 100.000
Penerbitan pelat nomor (TNKB)
Rp 60.000
Penerbitan BPKB
Rp 225.000
TotalRp 385.000

Estimasi komponen PNBP. PKB tahun berjalan dihitung terpisah dan berbeda tiap provinsi.

Jadi biaya tetap balik nama motor berkisar Rp385.000, di luar pajak tahun berjalan. Perhatikan bahwa baris BBNKB tampil nol, bukan dihilangkan, agar jelas bahwa komponen itu memang ada tetapi tidak dipungut.

PKB tahun berjalan tetap dibayar

Di luar biaya penerbitan, ada satu komponen yang mengikuti nilai motor, yaitu PKB tahun berjalan. Bila pajak tahun ini belum dibayar, ia ditagih sekaligus saat balik nama. Besarnya bergantung pada NJKB motor dan tarif PKB provinsi tempatnya akan didaftarkan.

Bila motor bekas yang Anda beli ternyata menunggak, tunggakan pokok dan dendanya juga diselesaikan pada saat yang sama. Karena itu, memeriksa status pajak sebelum membeli sama pentingnya dengan memeriksa kondisi mesin.

Contoh total dengan pajak

Agar konkret, misalkan sebuah motor akan didaftarkan di provinsi dengan PKB tahun berjalan sekitar Rp200.000 dan SWDKLLJ Rp35.000. Perkiraan totalnya seperti ini.

Perkiraan total balik nama motor (contoh)
Biaya tetap (STNK, pelat, BPKB)
Rp 385.000
PKB tahun berjalan
Rp 200.000
SWDKLLJ
Rp 35.000
TotalRp 620.000

Estimasi. PKB dan SWDKLLJ berbeda tiap kendaraan dan daerah; BBNKB penyerahan kedua nol.

Totalnya sekitar Rp620.000. Dari jumlah itu, Rp385.000 adalah biaya penerbitan yang pasti, sedangkan sisanya mengikuti pajak dan iuran tahun berjalan. Angka ini tetap jauh lebih ringan dibanding rezim lama yang masih memungut BBNKB.

Dokumen yang dibutuhkan

  • STNK asli motor yang akan dibalik nama
  • BPKB asli
  • KTP asli pemilik baru sesuai nama yang dituju
  • Kuitansi jual beli bermeterai dengan tanda tangan penjual
  • Hasil cek fisik motor dari loket Samsat

Kuitansi jual beli penting karena menjadi bukti perpindahan kepemilikan. Tanpa kuitansi yang sah, petugas dapat menolak permohonan balik nama. Cek fisik berupa gesek nomor rangka dan mesin dilakukan di loket resmi tanpa biaya.

Langkah di Samsat

  1. 1Bawa motor ke Samsat untuk cek fisik nomor rangka dan mesin.
  2. 2Serahkan berkas ke loket balik nama untuk diverifikasi.
  3. 3Bayar biaya penerbitan STNK, pelat, BPKB, dan PKB tahun berjalan.
  4. 4Ambil STNK dan pelat baru; BPKB atas nama Anda terbit menyusul sesuai jadwal Samsat.

Untuk balik nama dalam satu wilayah Samsat, prosesnya cukup ringkas dan sering selesai dalam satu kunjungan untuk STNK dan pelat, sementara BPKB baru terbit beberapa hari kemudian. Datang lebih pagi membantu menghindari antrean panjang di loket cek fisik.

Kalau motor berasal dari luar daerah

Perhitungan di atas berlaku untuk balik nama dalam satu provinsi. Bila motor berasal dari daerah lain, ada tambahan proses mutasi, yaitu mencabut berkas dari Samsat asal dan mendaftarkannya di Samsat tujuan. Mutasi menambah biaya penerbitan surat keterangan pindah dan langkah administratif yang lebih panjang.

Karena itu, biaya dan waktu balik nama antar daerah berbeda dari balik nama dalam satu wilayah. Kami membahas rincian mutasi secara terpisah agar tidak tercampur dengan hitungan balik nama biasa ini.

Balik nama tanpa bertemu pemilik lama

Salah satu kekhawatiran terbesar pembeli motor bekas adalah tidak bisa menghubungi pemilik lama saat hendak balik nama. Kabar baiknya, kunci utamanya bukan kehadiran penjual, melainkan kelengkapan dokumen. Kuitansi jual beli bermeterai yang ditandatangani penjual, bersama STNK dan BPKB asli, umumnya sudah cukup sebagai bukti perpindahan kepemilikan.

Banyak Samsat kini menerima balik nama dengan kuitansi bermeterai tanpa mengharuskan kehadiran atau KTP pemilik lama, meski ketentuannya bisa berbeda tiap daerah. Karena itu, saat membeli motor bekas, pastikan kuitansi lengkap dan bermeterai sejak awal. Dokumen inilah yang menyelamatkan Anda bila kelak penjual sulit dihubungi.

Kapan sebaiknya balik nama

Waktu terbaik membalik nama adalah segera setelah transaksi, bukan menunggu tahun kelima atau saat pajak jatuh tempo. Menunda hanya menumpuk urusan, karena data kepemilikan yang belum tertib bisa menimbulkan salah hitung pajak dan progresif di kedua pihak.

Bila Anda menunggu sampai masa berlaku STNK lima tahunan habis, prosesnya menyatu dengan penggantian STNK dan pelat yang memang sudah waktunya, sehingga terasa lebih hemat langkah. Namun menunggu selama itu berisiko, terutama bila motor sempat menunggak. Mengurus lebih awal hampir selalu lebih ringan dan lebih murah.

Kenapa balik nama penting

Selain menertibkan dokumen, balik nama memindahkan seluruh catatan pajak ke nama Anda. Selama belum dibalik nama, motor masih tercatat atas nama pemilik lama, sehingga pajak tahunan dan tarif progresif dihitung berdasarkan datanya, bukan data Anda.

Bagi pemilik lama, motor yang sudah dijual tetapi belum dibalik nama juga merugikan, karena tetap ikut dihitung dalam urutan kepemilikannya. Karena itu, balik nama menguntungkan kedua pihak: pembeli mendapat dokumen yang benar, dan penjual lepas dari kendaraan yang bukan lagi miliknya.

Waspadai biaya di luar tarif resmi

Karena biaya penerbitan STNK, pelat, dan BPKB sudah pasti, tabel di atas bisa Anda pakai sebagai pembanding. Bila menggunakan biro jasa, wajar ada ongkos jasa di luar tarif resmi, tetapi Anda berhak tahu batas tarif PNBP yang sebenarnya. Dengan begitu, ongkos jasa dan biaya resmi tidak tercampur menjadi satu angka yang sulit diperiksa.

Bila mengurus sendiri, tidak ada biaya di luar yang tercantum. Cek fisik gratis, dan tidak ada pungutan tambahan untuk pengesahan. Menyimpan rincian tarif resmi membantu Anda memastikan setiap rupiah yang dibayar memang sesuai ketentuan, bukan tambahan yang tidak jelas dasarnya.

Dengan biaya yang kini jauh lebih ringan, tidak ada alasan menunda balik nama. Selain menghindari kerumitan di kemudian hari, dokumen yang benar membuat motor sah dipakai dan mudah dijual kembali saat waktunya tiba.

Ringkasnya, hilangnya BBNKB penyerahan kedua membuat biaya balik nama motor kini didominasi komponen tetap yang angkanya pasti, ditambah pajak tahun berjalan. Dengan mengetahui rinciannya lebih dulu, Anda bisa menyiapkan dana yang tepat dan mengurusnya tanpa ragu.

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah balik nama motor bekas kena BBNKB?

Tidak. Sejak UU HKPD, BBNKB penyerahan kedua dan seterusnya tidak lagi dipungut. Jadi membalik nama motor bekas tidak menanggung komponen bea balik nama.

Apa saja biaya yang tetap ada saat balik nama motor?

Penerbitan STNK, pelat nomor, dan BPKB baru atas nama Anda. Ketiganya adalah PNBP yang tarifnya ditetapkan nasional, ditambah PKB tahun berjalan bila belum dibayar.

Apakah biaya balik nama sama di semua daerah?

Komponen PNBP-nya sama di seluruh Indonesia. Yang berbeda hanya PKB tahun berjalan, karena tarif PKB ditetapkan tiap provinsi.

Apakah perlu bayar pajak tahun berjalan saat balik nama?

Ya, bila pajak tahun berjalan belum dibayar, ia ditagih sekaligus. Bila motor bekas menunggak, tunggakan dan dendanya juga diselesaikan saat balik nama.

Tentang penulis

Kukuh Adi

Penulis administrasi kendaraan

Mantan petugas biro jasa, fokus balik nama dan mutasi

Kukuh mendalami prosedur balik nama, mutasi antar daerah, dan cabut berkas. Ia menjelaskan alur dokumen dengan bahasa yang mudah diikuti pemilik kendaraan.

Setiap angka pada halaman ini diperiksa terhadap peraturan daerah. Pelajari cara kami memverifikasi data.

Sumber

  1. PP No. 76 Tahun 2020 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis PNBP yang Berlaku pada Polri · PP 76/2020
  2. UU No. 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah · UU 1/2022

Artikel terkait