Lompat ke konten
odometer.id

Biaya mutasi kendaraan antar daerah dan kapan perlu dilakukan

Rincian biaya dan proses mutasi kendaraan antar provinsi: cabut berkas, surat keterangan pindah, penerbitan dokumen baru, dan perubahan tarif PKB.

Oleh Kukuh Adi· Penulis administrasi kendaraan· Diperbarui Ditinjau redaksi

Mutasi kendaraan adalah memindahkan registrasi dari satu daerah ke daerah lain, berbeda dari balik nama biasa yang terjadi dalam satu wilayah Samsat. Prosesnya melewati dua Samsat, menambah satu biaya khusus, dan mengubah tarif pajak mengikuti provinsi tujuan. Halaman ini menjelaskan biayanya, langkahnya, dan yang tidak kalah penting, kapan mutasi memang perlu dan kapan tidak.

Semua nominal pada halaman ini bersifat perkiraan perencanaan. Tagihan resmi dihitung sistem Samsat di kedua daerah, mengikuti nilai jual kendaraan serta perda provinsi asal dan tujuan.

Apa itu mutasi dan bedanya dengan balik nama

Balik nama mengubah nama pemilik pada dokumen, sedangkan mutasi memindahkan tempat kendaraan terdaftar. Keduanya sering terjadi bersamaan, misalnya saat Anda membeli mobil bekas dari luar kota lalu mendaftarkannya di daerah sendiri. Namun keduanya juga bisa terpisah, misalnya saat Anda pindah domisili dan ingin kendaraan ikut berpindah registrasi tanpa berganti pemilik.

Yang membedakan mutasi adalah kendaraan berganti wilayah Samsat, sehingga nomor pelatnya berubah mengikuti daerah tujuan. Karena itu, berkas fisik kendaraan harus dicabut dari Samsat asal dan didaftarkan ulang di Samsat tujuan.

Dua tahap: cabut berkas dan daftar ulang

Mutasi berjalan dalam dua tahap di dua tempat. Tahap pertama adalah cabut berkas di Samsat asal, yaitu melunasi pajak berjalan, melakukan cek fisik, lalu mengambil arsip kendaraan beserta surat keterangan pindah. Tahap kedua adalah pendaftaran di Samsat tujuan, yaitu menyerahkan berkas, cek fisik ulang, dan menerbitkan STNK, pelat, serta BPKB baru dengan nomor daerah tujuan.

Karena melibatkan dua kantor, mutasi menuntut lebih banyak waktu daripada balik nama biasa. Berkas fisik perlu berpindah antar Samsat, dan sebagian daerah memerlukan tenggang beberapa hari sampai arsip siap didaftarkan di tujuan.

Biaya mutasi kendaraan

Biaya mutasi terdiri dari komponen balik nama biasa ditambah penerbitan surat keterangan pindah. Contoh berikut untuk sepeda motor yang dibeli dari luar daerah.

Biaya tetap mutasi motor (contoh)
BBNKB penyerahan kedua
Rp 0
Surat keterangan pindah (cabut berkas)
Rp 150.000
Penerbitan STNK
Rp 100.000
Penerbitan pelat nomor (TNKB)
Rp 60.000
Penerbitan BPKB
Rp 225.000
TotalRp 535.000

Estimasi komponen PNBP. PKB tahun berjalan mengikuti tarif provinsi tujuan dan dihitung terpisah.

Jadi biaya tetap mutasi motor berkisar Rp535.000, atau sekitar Rp150.000 lebih mahal dari balik nama dalam satu wilayah karena tambahan surat keterangan pindah. Untuk mobil, angkanya lebih besar: surat keterangan pindah Rp250.000 dan biaya penerbitan yang lebih tinggi, sehingga biaya tetapnya sekitar Rp925.000.

Tarif PKB mengikuti provinsi tujuan

Selain biaya penerbitan, mutasi mengubah tarif pajak tahunan Anda. PKB tidak lagi mengikuti daerah asal, melainkan tarif provinsi tujuan tempat kendaraan kini terdaftar. Karena tarif PKB berbeda tiap provinsi, pindah daerah bisa membuat pajak tahunan naik atau justru turun.

Cek tarif tujuan sebelum memutuskan

Sebelum memutasi kendaraan, bandingkan tarif efektif provinsi asal dan tujuan. Bila tarif tujuan lebih tinggi, pajak tahunan Anda akan naik seterusnya, bukan hanya sekali. Ini pertimbangan penting di luar biaya mutasi itu sendiri.

Untuk membandingkan, buka tabel tarif PKB dan opsen per provinsi yang kami kumpulkan. Dari situ Anda bisa memperkirakan apakah pajak tahunan akan lebih murah atau lebih mahal setelah kendaraan berpindah daerah.

Sebagai gambaran, sebuah mobil dengan nilai jual Rp200.000.000 menanggung pajak tahunan yang berbeda tergantung provinsi tujuannya.

Provinsi tujuanTarif efektifPajak tahunan (PKB dan opsen)
Jawa Timur1,99 persensekitar Rp3.980.000
Kalimantan Timur1,33 persensekitar Rp2.660.000

Selisihnya sekitar Rp1.320.000 per tahun, dan berlaku setiap tahun selama kendaraan terdaftar di sana, bukan hanya sekali. Karena itu, tarif provinsi tujuan sering lebih menentukan daripada biaya mutasi yang dibayar di awal.

Kapan mutasi perlu dan kapan tidak

Tidak semua perpindahan menuntut mutasi. Bila Anda hanya pindah domisili tetapi tetap ingin praktis, pajak tahunan dapat dibayar lewat aplikasi SIGNAL atau e-Samsat tanpa harus memutasi kendaraan. Registrasi tetap di daerah asal, dan Anda tetap membayar tepat waktu dari mana saja.

Mutasi menjadi perlu dalam beberapa keadaan. Pertama, saat pengurusan lima tahunan yang menuntut cek fisik, karena lebih praktis dilakukan di daerah tempat tinggal. Kedua, saat Anda ingin kendaraan berpelat daerah baru agar sesuai domisili. Ketiga, saat membeli kendaraan dari luar kota dan ingin seluruh administrasinya berada di daerah sendiri.

Bila tidak ada dari keadaan itu, menunda mutasi sering kali tidak merugikan, selama pajak tahunan tetap dibayar. Yang penting, kendaraan tidak sampai menunggak hanya karena berkasnya di daerah lain.

Mutasi masuk dan mutasi keluar

Dari sisi administrasi, mutasi punya dua sisi. Mutasi keluar adalah proses di Samsat asal, yaitu mencabut berkas kendaraan agar bisa didaftarkan di daerah lain. Mutasi masuk adalah proses di Samsat tujuan, yaitu menerima berkas itu dan menerbitkan dokumen baru dengan nomor daerah tujuan.

Bagi pemilik, keduanya terasa sebagai satu rangkaian, tetapi dikerjakan di dua kantor yang berbeda. Memahami pembagian ini membantu Anda tahu di mana harus mengurus apa, dan mengapa berkas perlu waktu untuk berpindah. Mulailah dari Samsat asal untuk mutasi keluar, baru lanjut ke Samsat tujuan untuk mutasi masuk.

Langkah dan waktu yang dibutuhkan

  1. 1Di Samsat asal, lunasi pajak berjalan dan lakukan cek fisik kendaraan.
  2. 2Ajukan cabut berkas dan ambil arsip beserta surat keterangan pindah.
  3. 3Bawa berkas ke Samsat tujuan, lakukan cek fisik ulang, dan serahkan dokumen.
  4. 4Bayar penerbitan STNK, pelat, BPKB, dan PKB tahun berjalan di daerah tujuan.
  5. 5Terima STNK dan pelat baru; BPKB dengan nomor daerah tujuan terbit menyusul.

Karena berkas berpindah antar kota, mutasi bisa memakan waktu lebih lama daripada balik nama biasa, kadang beberapa hari hingga minggu tergantung jarak dan kesiapan arsip. Rencanakan agar masa berlaku STNK tidak habis di tengah proses, supaya kendaraan tetap sah dipakai selama menunggu.

Dokumen yang dibutuhkan

  • STNK asli kendaraan yang akan dimutasi
  • BPKB asli
  • KTP asli sesuai nama pemilik baru di daerah tujuan
  • Kuitansi jual beli bermeterai bila disertai balik nama
  • Hasil cek fisik dari Samsat asal dan tujuan

Bila mutasi disertai balik nama karena kendaraan berpindah pemilik, kuitansi jual beli bermeterai menjadi wajib. Bila mutasi dilakukan atas nama pemilik yang sama karena pindah domisili, kuitansi tidak diperlukan, tetapi identitas harus sesuai alamat tujuan.

Menyiapkan mutasi tanpa kejutan biaya

Karena mutasi menyatukan beberapa komponen sekaligus, menyiapkannya lebih awal membantu menghindari kejutan. Hitung biaya tetap penerbitan, tambahkan surat keterangan pindah, lalu perkirakan PKB tahun berjalan dengan tarif provinsi tujuan. Dengan begitu, total yang perlu disiapkan sudah terbaca sejak awal.

Bila kendaraan yang dimutasi adalah kendaraan bekas dari luar kota, periksa juga status tunggakannya sebelum membeli. Tunggakan pajak ikut diselesaikan saat cabut berkas di daerah asal, sehingga mengetahuinya lebih dulu membuat perhitungan mutasi tidak meleset. Dengan persiapan itu, memindahkan kendaraan antar daerah menjadi proses yang bisa direncanakan, bukan sumber biaya tak terduga.

Intinya, mutasi menyatukan tiga hal: biaya penerbitan yang pasti, surat keterangan pindah, dan tarif pajak baru yang mengikuti daerah tujuan. Menimbang ketiganya lebih dulu membuat Anda bisa memutuskan apakah mutasi sepadan, atau cukup membayar pajak tahunan dari daerah asal lewat kanal digital.

Pertanyaan yang sering muncul

Apa beda mutasi dengan balik nama?

Balik nama mengubah nama pemilik dalam satu wilayah Samsat. Mutasi memindahkan registrasi kendaraan antar daerah, sehingga pelat dan Samsat asalnya berganti. Keduanya bisa terjadi bersamaan saat membeli kendaraan dari luar kota.

Apakah saya harus mutasi kalau pindah domisili?

Tidak wajib segera. Anda bisa tetap membayar pajak tahunan lewat kanal digital tanpa mutasi. Mutasi diperlukan bila ingin kendaraan berpelat daerah baru, atau saat pengurusan lima tahunan.

Berapa tambahan biaya mutasi dibanding balik nama biasa?

Terutama biaya penerbitan surat keterangan pindah, sekitar Rp150.000 untuk motor dan Rp250.000 untuk mobil, di luar biaya penerbitan dokumen dan pajak tahun berjalan.

Apakah tarif pajak berubah setelah mutasi?

Ya. PKB mengikuti tarif provinsi tujuan, yang bisa lebih tinggi atau lebih rendah dari daerah asal. Cek tarif provinsi tujuan sebelum memutuskan.

Tentang penulis

Kukuh Adi

Penulis administrasi kendaraan

Mantan petugas biro jasa, fokus balik nama dan mutasi

Kukuh mendalami prosedur balik nama, mutasi antar daerah, dan cabut berkas. Ia menjelaskan alur dokumen dengan bahasa yang mudah diikuti pemilik kendaraan.

Setiap angka pada halaman ini diperiksa terhadap peraturan daerah. Pelajari cara kami memverifikasi data.

Sumber

  1. PP No. 76 Tahun 2020 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis PNBP yang Berlaku pada Polri · PP 76/2020
  2. UU No. 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah · UU 1/2022

Artikel terkait