Lompat ke konten
odometer.id

Rem motor blong: protokol lima detik dan tanda dininya

Rem blong jarang datang tanpa surat peringatan. Protokol saat tuas kehilangan lawan di jalan, tanda dini yang sering diabaikan, dan kisaran biaya tiap tersangkanya.

Oleh Eko Husada· Penulis biaya perawatan· Diperbarui Ditinjau redaksi

Rem blong di motor punya satu kabar baik yang jarang disadari: motor membawa dua sistem rem yang terpisah penuh. Tuas kanan menggerakkan rem depan, pedal atau tuas kiri menggerakkan rem belakang, dan keduanya tidak berbagi jalur. Satu sistem yang mati hampir tidak pernah membawa serta saudaranya, jadi "blong" umumnya berarti kehilangan setengah, bukan semuanya. Sisanya adalah soal tahu harus berbuat apa dalam lima detik pertama, dan soal membaca surat peringatan yang dikirim rem jauh sebelum hari itu.

Angka pada halaman ini kisaran pasar dari panduan pabrikan dan pemberitaan yang kami rujuk; tipe motor dan kelas bengkel menggesernya. Untuk sistem yang tugasnya menghentikan Anda, selisih puluhan ribu rupiah tidak pernah jadi alasan menunda.

Protokol lima detik saat tuas kehilangan lawan

  1. 1Tutup gas penuh dan jangan panik menekan tuas yang blong berulang kali sambil melaju kencang; fokus pindah ke pengendalian.
  2. 2Pakai rem satunya secara bertahap: remasan atau injakan yang dalam tapi progresif, bukan dibanting. Rem belakang yang dikunci membuat roda sliding; rem depan yang dibanting bisa melempar Anda.
  3. 3Manfaatkan engine brake: motor manual dan bebek turun gigi bertahap, matic cukup tutup gas penuh dan biarkan mesin menahan laju.
  4. 4Bila yang blong rem hidrolik, pompa tuasnya beberapa kali cepat; pada kasus masuk angin ringan, tekanan kadang kembali sebagian dan cukup untuk menepi.
  5. 5Arahkan motor ke sisi aman sambil membunyikan klakson: bahu jalan, jalur lambat, atau tanjakan bila ada. Menepi dengan kecepatan yang sudah dikelola selalu mengalahkan berhenti yang dipaksakan seketika.

Protokol ini paling berguna dibaca dua kali saat rem Anda masih sehat, karena di detik kejadian tidak ada waktu membaca. Satu hal yang tidak boleh dilakukan: mematikan mesin sambil melaju. Anda kehilangan engine brake, dan pada banyak motor kehilangan juga penerangan serta klakson.

Rem mengirim surat sebelum berhenti bekerja

  • Tuas atau pedal terasa makin dalam dari minggu ke minggu sebelum rem menggigit.
  • Remasan terasa lembek atau ngempos, seperti menekan spons, bukan perlawanan yang padat.
  • Rem baru pakem setelah tuas dipompa dua tiga kali: tanda klasik udara di jalur hidrolik.
  • Bunyi decit logam beradu saat mengerem: kampas menipis sampai pelatnya yang bekerja.
  • Tinggi minyak di reservoir turun dari batas, atau warnanya berubah gelap keruh.
  • Tercium bau sangit dari arah roda setelah turunan atau pengereman panjang.

Satu tanda saja sudah cukup untuk menjadwalkan pemeriksaan minggu ini. Dua tanda atau lebih berarti motor sebaiknya tidak dipakai menempuh turunan dan jalan cepat sampai diperiksa. Surat-surat peringatan ini murah ditanggapi; yang mahal adalah mengabaikannya sampai suratnya berhenti datang.

Tersangka dan kelas tagihannya

Urutan pemeriksaan rem mengikuti tangga harga yang landai. Paling bawah ada minyak rem: DOT 3 dijual Rp15.000 sampai Rp30.000 per botol kecil dan DOT 4 Rp25.000 sampai Rp60.000; pakai spesifikasi yang tertera di tutup reservoir motor Anda. Buang angin dan servis rem di bengkel ada di kisaran Rp30.000 sampai Rp100.000 tergantung jenis motor. Kampas rem original berkisar Rp40.000 sampai Rp200.000, dengan kebutuhan harian umumnya di Rp50.000 sampai Rp100.000 per set.

Di atas semua itu ada tersangka yang lebih serius: seal dan master rem yang aus (ditandai minyak merembes di sekitar tuas atau kaliper), serta slang yang menggelembung saat tuas ditekan. Komponen kelas ini tidak bisa ditawar dengan penambahan minyak; sumber bocornya harus diganti. Prinsip nota yang kami pakai di semua artikel servis berlaku penuh: minta rincian yang memisahkan jasa dan komponen, dan minta komponen bekasnya diperlihatkan.

Turunan panjang: ujian yang mengalahkan rem sehat sekalipun

Menekan rem terus-menerus di turunan membuat panas menumpuk lebih cepat daripada pembuangannya. Minyak rem bisa mendidih hingga tekanannya kosong dan kampas bisa terpanggang hingga licin, dua-duanya berujung blong pada sistem yang sebenarnya tidak rusak. Caranya bertahan: andalkan engine brake sebagai penahan utama, pakai rem berselang-seling depan dan belakang, dan berhenti mendinginkan rem di turunan yang sangat panjang. Bau sangit adalah alarmnya, bukan sekadar bau.

Kenapa minyak rem tua berbahaya walau tidak bocor

Minyak rem punya sifat yang jarang dijelaskan di bengkel: ia menyerap uap air dari udara sedikit demi sedikit lewat pori selang dan tutup reservoir. Air yang terserap tidak membuat rem terasa berbeda di pemakaian santai, tapi ia menurunkan titik didih minyak secara drastis. Di turunan panjang, minyak muda menahan panas tanpa mendidih; minyak tua yang basah menyerah lebih dulu, menguap menjadi gelembung, dan gelembung inilah yang membuat tuas ngempos di saat paling dibutuhkan.

Inilah alasan kenapa angka DOT di botol bukan sekadar merek: makin tinggi kelasnya, makin tinggi titik didihnya. Dan inilah alasan kenapa minyak rem diganti berkala walau volumenya tidak berkurang: yang diganti bukan jumlahnya, melainkan kemampuannya menahan panas. Warna yang berubah gelap adalah cara termudah membacanya tanpa alat.

CBS dan ABS: apa yang berubah, apa yang tidak

Motor keluaran baru banyak yang membawa CBS (rem depan-belakang tertaut sebagian lewat satu tuas) atau ABS (pencegah roda terkunci saat pengereman keras). Keduanya mengubah cara rem berperilaku di detik kritis: CBS membagi tekanan ke dua roda, ABS membuat remasan kuat tetap aman dari sliding. Yang TIDAK berubah: keduanya sama-sama bergantung pada minyak, kampas, dan seal yang sehat. ABS tidak bisa menolong sistem yang kehilangan tekanan hidroliknya.

Satu tambahan untuk pemilik motor ABS: lampu indikator ABS yang menyala terus di panel berarti sistem menonaktifkan diri dan rem kembali bekerja sebagai rem biasa. Motor tetap bisa berhenti, tapi jaring pengamannya sedang tidak terpasang; perlakukan seperti tanda dini lain di daftar atas, bukan sebagai hiasan.

Tromol dan cakram: dua bahasa, satu pesan

Rem tromol (umumnya roda belakang bebek dan matic lawas) digerakkan kabel: blongnya datang dari kabel yang putus atau molor dan setelan yang habis langkahnya. Kabar baiknya ia bisa disetel sendiri lewat mur di ujung tromol, dan tandanya terbaca jelas dari jarak main pedal yang memanjang. Rem cakram digerakkan hidrolik: bahasanya minyak, udara, dan seal seperti di atas. Motor yang memakai keduanya berarti membawa dua bahasa sekaligus, dan servis rutin yang baik memeriksa keduanya, bukan hanya sisi cakram yang terlihat.

Untuk bunyi-bunyi rem yang belum sampai mengubah rasa tuas, peta lengkapnya sudah kami tulis di artikel rem berbunyi; prinsip membaca decit dan gerungnya sama walau artikel itu memakai contoh mobil. Dan bila Anda mencari tempat mengerjakannya, direktori bengkel kami memuat bengkel terkurasi per kota.

Satu kebiasaan penutup untuk yang pernah mengalaminya: setelah kejadian blong yang "sembuh sendiri" begitu rem dingin, jangan berhenti di rasa lega. Sistem yang pernah mendidih perlu diperiksa menyeluruh, karena minyak yang sudah sekali mendidih turun kualitasnya dan seal yang terpapar panas ekstrem menua lebih cepat. Kejadian pertama adalah peringatan gratis; kejadian kedua jarang semurah itu.

Rem adalah satu-satunya sistem di motor yang kegagalannya tidak memberi kesempatan kedua di detik kejadian. Beruntungnya, ia juga sistem yang paling rajin mengirim surat peringatan dan paling murah dirawat: minyak belasan ribu setahun, kampas puluhan ribu setahun dua kali untuk pemakaian berat. Baca suratnya selagi masih berupa surat.

Semua panduan gejala kerusakan kami

Pertanyaan yang sering muncul

Kenapa rem terasa blong tepat setelah turunan panjang?

Rem yang ditekan terus-menerus di turunan memanas ekstrem. Panas itu bisa mendidihkan minyak rem hingga muncul gelembung uap yang membuat tekanan hidrolik hilang, dan memanggang kampas hingga cengkeramannya merosot. Berhenti dan biarkan dingin belasan menit biasanya mengembalikan sebagian fungsi, tapi sistemnya tetap wajib diperiksa setelah kejadian.

Apa arti tuas rem yang harus dipompa dulu baru pakem?

Tanda klasik ada udara di jalur hidrolik, sering disebut masuk angin. Udara bisa masuk lewat minyak rem yang kurang, seal yang aus, atau sisa pengerjaan yang kurang rapi. Solusinya buang angin (bleeding) dan cari sumber masuknya; ini pekerjaan puluhan ribu rupiah yang menyelamatkan nyawa.

Rem tromol bisa blong juga atau hanya rem cakram?

Bisa, dengan cara berbeda. Tromol digerakkan kabel dan tuas mekanis: blongnya datang dari kabel putus, setelan yang habis langkahnya, atau kampas yang tandas. Cakram digerakkan cairan: blongnya datang dari minyak, udara, atau kebocoran. Tanda dininya sama, tuas yang makin dalam dan daya cengkeram yang menurun.

Berapa lama sekali minyak rem motor perlu diganti?

Patokan umum yang dipakai pabrikan dan bengkel sekitar satu sampai dua tahun sekali, lebih cepat bila motor sering melewati turunan panjang atau minyaknya terlihat gelap. Minyak rem menyerap uap air dari udara; makin tua makin rendah titik didihnya, dan titik didih adalah pertahanan terakhir saat pengereman panjang.

Tentang penulis

Eko Husada

Penulis biaya perawatan

Teknisi bengkel bersertifikat, menulis soal servis dan komponen

Eko menulis tentang biaya servis berkala, penggantian komponen, dan gejala kerusakan. Ia menekankan angka biaya yang realistis dari pengalaman bengkel.

Setiap angka pada halaman ini diperiksa terhadap peraturan daerah. Pelajari cara kami memverifikasi data.

Sumber

  1. Yamaha Motor Indonesia, panduan harga kampas rem motor
  2. IDN Times, kisaran biaya servis rem motor blong
  3. Moladin, jenis dan harga minyak rem motor
  4. Honda Cengkareng, enam penyebab rem blong pada sepeda motor
  5. Suzuki Indonesia, penyebab handle rem motor terasa blong

Artikel terkait